images

Main Ke Mului Tanpa Sinyal HP. Masyarakatnya Sangat Memuliakan Tamu

LUPAKAN update di medsos saat jalan-jalan. Datang ke Dusun Mului, Desa Swanselutung Kecamatan Muara Komam,  tidak ada sinyal handphone, dan kalaupun ada listrik,  hanya waktu tertentu jika ada tamu yang menyediakan bahan bakar dan termasuk PLTS mini yang dipunyai warga.

Desa-desa di Kabupaten Paser hampir semunya sudah didukung jaringan telekomunikasi, namun jika menggunjungi Dusun Mului, tanpa ada sinyal handpone.

Menginjakkan kaki ke pedalaman dusun yang berbatasan dengan Kalimantan Selatan dan Tengah ini, kita  akan menemukan banyak hal-hal baru. Pemandangan alam di sana masih sangat asri. Kehidupan masyarakat pun masih tergolong tradisional. Pagi dan sore hari, mayoritas masyarakatnya turun berladang,  mendulang hingga berburu dan mencari madu.

Karena tidak bertepatan musim madu, maka madu dari lebah yang banyak bersarang dikawasan Dusun Mului ini, susah didapatkan, dan begitupan buah seperti durian. “Kalau pas musim durian ke Mului, mobil  bisa penuh untuk dibawa pulang. Sepanjang jalan dari desa Swanselutung, banyak pohon durian.” kata Camat Muara Komam Abdul Rasiyd yang menurut warga Mului selalu rutin melakukan kunjungan ke desanya.

Untuk menuju Dusun Mului, ada dua jalur yang bisa dilalui, yakni simpang Lombok Kecamatan Long Ikis dan Kecamatan Muara Komam. Namun saat ini jalur simpang Lombok terputus. Sedangkan melalui Muara Komam diperlukan perjuangan karena medan berat dan hanya kendaraan dobel gardan serta roda dua yang mampu melalui jalan ke Mului.

“Besar harapan masyarakat Mului ada perbaikan dan peningkatan badan jalan. Selain itu ada perhatian semua pihak  untuk peningkatan jalan Mului pada 2021. Yang jelas, kita terus mengawal usulan pembangunan melalui Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) baik di tingkat Kecamatan Kabupaten maupun Provinsi,” ujar Camat paling ujung wilayah Kaltim  yang berbatasan dengan Kabupaten Tabalong Kalsel  yang pada  Hut Kaltim 2020 lalu meraih predikat camat terbaik tingkat Provinsi Kaltim pada lomba camat berprestasi yang  diselenggarakan pemerintah provinsi Kaltim.

Kembali belum adanya  sinyal komunikasi,  kita bisa melihat perjuangan warga memburu sinyal di bukit-bukit yang mengelilingi Dusun Mului. “Ya di Mului  ini ada beberapa bukit  yang dijadikan warga untuk mencari sinyal telepon seluler. Itupun tidak semua HP berhasil mendapat sinyal,” kata salah satu warga Mului.
Menurutnya, perburuan sinyal ini dilakukan warga  dan termasuk tamu-tamu yang berkunjung, dan ada beberapa pondok diatas bukit  yang ada sinyal komunikasi, namun sinyal pun ada pada waktu tertentu.

Suasana perkampungan Mului tergolong sepi. Jika ada tamu seperti saat Sekda Paser dan rombongan melakukan kunjungan, suasana meriah hadir karena warga berkumpul dengan penampilan tari –tarian oleh gadis Mului. Pemandangan seperti ini, jarang ditemukan di perkotaan.
Selain itu, warga di desa Mului  ini juga tergolong sangat ramah-ramah. Pendatang yang berkunjung ke sana disambut dengan baik. Meski hidup dengan keterbatasan dan ketertinggalan, tapi masyarakat Mului sangat memuliakan tamu. Tertarik petualang ke pedalaman Paser, yuk berkunjung ke Dusun Mului. (harmin) 

SUMBER : https://paserkab.go.id/berita/humas/main-ke-mului-tanpa-sinyal-hp-masyarakatnya-sangat-memuliakan-tamu


TAG

Dipost Oleh Ppid

PPID Kab. Paser

Tinggalkan Komentar