images

Wabup: Kita Semua Sepakat Bahwa Makna Pelantikan Tidak Berbeda Dengan yang Lain

TANA PASER- Wakil Bupati Paser H Kaharuddin menegaskan, meski pelaksanaan pelantikan kali ini berbeda dengan sebelumnya, karena intinya adalah penataan birokrasi untuk pemerintahan yang baik.

Hal dikatakan Wabup dalam sambutannya usai melantik sebanyak delapan  Pejabat Administrator, pejabat  Pengawas dan pejabat Pungsional  di lingkungan Pemerintah Kabupaten Paser , Senin (20/7) di Pendopo Bupati.

Menurut Wabup, dari waktu ke waktu Pemerintah Daerah  selalu memperbaiki sistem penataan kependudukan di Kabupaten Paser, dan kami percaya bahwa kualitas sumber daya manusia yang ada saat ini sudah memiliki kualifikasi yang mampu menjawab segala tantangan dalam penataan kependudukan.

“Meski demikian, ada beberapa catatan yang perlu dibenahi, yaitu pola komunikasi dengan masyarakat untuk meminimalisir stigma negatif terkait jam kerja pelayanan dan jangka waktu yang diperlukan dalam sebuah proses pelayanan,” kata Wabup.

Ini menjadi penting menurut Wabup Kaharuddin  mengingat saat ini masih sering mendapatkan keluhan tentang kualitas pelayanan.

“Mari berbenah untuk bisa lebih baik lagi. Berikan kemudahan dalam melayani, sampaikan informasi dengan ramah, dan bangun komunikasi baik langsung maupun melalui media agar setiap kebijakan bisa diterima dengan baik,” tandasnya.     

“Susun dan lakukan kegiatan mengumpulkan, mengolah dan menganalisis data berdasarkan metodologi objektif untuk mengetahui kondisi atau akar masalah perpustakaan di Paser. Hasil analisis saudari akan sangat berguna bagi penyusunan instrumen, pengumpulan dan pengolahan data, analisis dan perumusan hasil, serta evaluasi dan pengambilan kebijakan bagi kemajuan perpustakaan di Paser,” tambah Wabup.

Sementara itu untuk Ahli Madya Pamong Belajar diharapkan Wabup bisa menemukan, mengenali dan menganalisis masalah-masalah dalam dunia pendidikan di Kabupaten Paser.

“Lakukan kajian terhadap program dan pengembangan model pendidikan unggulan yang sesuai dengan potensi lokal. Dalam posisi sebagai ahli madya pamong belajar, saudara bisa memberikan masukan operasional tentang penyesuaian pola pembelajaran di Kabupaten Paser di tengah pandemi Covid-19, dengan cara mengkaji kebijakan pemerintah pusat, sambil menyesuaikan dengan kondisi di Paser. Mari kita ciptakan formula yang tepat untuk melaksakan pembangunan menuju revolusi 5.0 (lima titik nol),” pesannya. (har-)

SUMBER : https://paserkab.go.id/berita/humas/wabup-kita-semua-sepakat-bahwa-makna-pelantikan-tidak-berbeda-dengan-yang-lain


TAG

Dipost Oleh Ppid

PPID Kab. Paser

Tinggalkan Komentar